Langsung ke konten utama

Seandainya? Tidak, tak perlu.

Mendung kembali, suara suara desah petir menggelitik telinga...
Perlahan kuresap bau tanah yang dibasahi rerintik air mata langit.


Bukan tentang sakitku yang ku keluh, bukan pula hidupku yang terasa menipis asanya.
Tapi tentang, Kau. Sosok terang dalam butaku, buta pada sinar terang, bahkan matahari.

Memang, pernah aku berusaha menolak kenyataan...
Kenyataan pahit saat aku tau, cahaya terang adalah fana untukku.

Bisakah? Memutar waktu, berlari kembali ke tempat jaya dan besar namaku?
Seandainya? Tidak! Tak perlu.
Bukan kejayaan yang aku butuh. Tapi kau.

Menyapamu, dan menyampaikan perpisahan.. berterima kasih karena menjadi teman seper-anjingan, seper-kucingan.
Terbiasa saling hina tanpa beban, menertawakan penderitaan masing-masing, tapi berdiri paling depan ketika musibah membenturkan pedihnya.

Biarlah, kali ini aku pamit. Pamit dari kepura-puraan.
Pamit dari racun bagi diriku sendiri, juga pamit dari kebohongan "aku punya sahabat".
Sejujurnya, aku tak punya sahabat.
Sekalipun.

Menyeka air matamu, dalam air mata langit.
Tak perlu ada seandainya.
Jalanlah ke depan, lupakan aku.
Karena selepas ini, aku tak lagi bisa kau temui di ruang gelap.

Karena, aku akan menyatu bersama cahaya, pulang ke rumahNya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menulis itu mudah : 3 Cara Mudah Menulis Artikel

Beberapa kali terpikirkan, menulis, membaca, menulis lagi, membaca lagi setelahnya. Namun, tidak semudah menghayalkan mimpi menjadi seorang penulis. Bahkan penulis terkenal sekalipun perlu berlatih menulis, dan mencoba menerbitkan bukunya dalam jangka waktu yang tidak sedikit. Lantas berapa lama waktu yang tepat? Tidak semua orang sama. Tapi semua orang butuh melatih menulis, untuk itu saya ingin membagikan tips berlatih menulis untuk teman-teman yang ingin menjadi penulis (seperti saya). Sebagai pemula saya dan beberapa rekan memiliki kendala yang sama dalam menulis, yaitu kesulitan menulis dengan kata yang setidaknya memiliki 700 kata atau lebih. Kendala ini mungkin tidak lagi ditemui penulis profesional, untuk menentukan tema dan judul lebih mudah dikembangkan. Untuk itu saya akan membagikan kebiasaan saya dan rekan-rekan dalam menulis artikel dengan 3 cara berikut. Semoga dapat membantu kalian (penulis anyar dan pemula seperti saya). Bercerita Pada Paragraf Pertama dan Kedua Banyak...

16 Tahun: Tsunami Aceh

Sudah Ku lewati, 16 Tahun masa itu... Merasa diberkati, Kala itu... Tsunami Aceh, Bukan hanya pilu saja kanda... Ada sobekan luka mendalam, masih basah Tapi hari ini kami berdoa. "Semoga yang berpulang berbahagia" Karena aku tahu, mereka syuhada "Semoga yang ditinggal berbahagia" Karena semoga mereka menemukan keluarga Panjatkan doa selalu Tidak hanya saat tanggal 26 Desember ini Panjatkan doa selalu Setiap saat ingat tanggal 26 Desember ini. Berjuanglah, Dinda... Ada masa depan di ujung gerbang Ada asa di depan mata Berjuanglah, sampai nanti Kau pulang.

Skin Korea Terbaik Sepanjang Masa

Dears, kamu sudah pernah punya kulit sempurna? Atau sebaliknya? Semua kulit diciptakan sehat. Ini adalah salah satu karunia Tuhan kepada setiap manusia. Sayangnya, seringkali kita lupa, merawat atau merasa perawatan kulit yang baik mahal. Mahal dalam segi materi, tentu saja banyak yang berfikir demikian. Tapi, tahukah kamu, mengobati rusaknya kulit akan memakan biaya lebih banyak dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Saya akan memberi informasi edukasi kecantikan yang bisa kamu gunakan sebagai referensi untuk memilih produk skin care untuk perawatan wajah, yang bahkan ibu hamil dan menyusui pun sangat-sangat aman untuk menggunakan produk ini. Moment Elia, dari namanya sudah sangat eksklusif ya? Tapi tenang, dalam satu Box Moment Elia ini, memiliki beberapa produk, yaitu facial foam (sabun cuci muka), elia whitening cream (cream daily, bisa digunakan pagi dan malam), elia day cream (cream pagi dan siang hari), elia body lotion (lotion untuk kulit badan, tangan, dan kaki), dan elia ...